Select your language

Sekolah Luveta mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa sebagai individu yang mandiri, memenuhi kebutuhan siswa, serta menerapkan praktik yang terbaik bagi siswa.

 

Preschool

Para siswa dididik dalam hal:

Mandiri

Para siswa dididik untuk menjadi siswa yang mandiri, mampu menyelesaikan apa yang sedang dikerjakan, dapat bersosialisasi, dan dapat bekerja sama dengan teman-temannya melalui pembelajaran yang diberikan. Pembelajaran tersebut meliputi worksheet, permainan, atau fieldtrip.

Akademis

Siswa akan belajar huruf dan bunyi, warna, bentuk, objek, angka dan berhitung, menggunting, menggambar, mewarnai, bersosialiasi, dan masih banyak lagi materi tambahan yang akan kami berikan yang dikemas secara menarik dan menyenangkan. Kegiatan belajar-mengajar dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain itu para siswa juga menerima pembelajaran bahasa Mandarin sebagai mata pelajaran tambahan.

Keterampilan

Para siswa dididik untuk memiliki keterampilan melalui kegiatan yang dilakukan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Hal ini dilakukan dengan membuat sebuah karya untuk anak mengembangkan kekreatifannya, siswa bebas mengkreasikan karyanya. Siswa juga diajarkan keterampilan sosial untuk bersosialisasi dengan orang yang ada di sekitarnya.

Kindergarten

Para siswa dilatih dalam hal:

Kemandirian

Siswa dilatih untuk fokus dan aktif dalam membangun diri. Pembelajaran dilakukan dengan mengajak siswa untuk terus aktif dalam belajar. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara melalui worksheet, permainan, atau fieldtrip. Kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan menggunakan kurikulum nasional. Oleh karena itu, semua kegiatan yang dilakukan tidak lepas dari kurikulum maupun kegiatan belajar siswa di kelas.

Akademis

Dalam kegiatan belajar-mengajar, TK Luveta melakukan pembatasan jumlah siswa. Dalam satu kelas jumlah siswa maksimal 15 orang. Hal itu dilakukan agar guru mampu memberikan instruksi secara individual kepada siswa dengan berfokus pada pertumbuhan dan perkembangan pribadi siswa. Selain di dalam kelas, pembelajaran juga dilakukan di luar kelas agar guru memiliki kebebasan untuk mengadakan karyawisata melalui tema yang berkaitan dengan kurikulum sekolah.

Keterampilan

TK Luveta mendidik siswa untuk memiliki keterampilan dalam berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui literasi informasi, literasi media, maupun literasi teknologi. Para siswa juga dididik untuk mampu beradaptasi, berjiwa pemimpin, inisiatif, produktif, serta memiliki keterampilan sosial. Keterampilan ini dimaksudkan untuk membantu siswa mengikuti perkembangan pasar modern saat ini.

Primary

Para siswa dididik dalam hal:

Akademik

Dalam memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak, SD Luveta menggunakan kurikulum nasional dengan penambahan beberapa materi khusus seperti math dan science. Pelajaran math dan science merupakan pembelajaran matematika dan IPA yang menggunakan bahasa Inggris. Selain dalam dua mata pelajaran tersebut, penggunaan bahasa Inggris juga digunakan dalam pembelajaran maupun komunikasi sehari-hari.

Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi, tidak hanya ceramah, namun juga menggunakan metode permainan, movie learning, diskusi, presentasi, dan metode lainnya yang bertujuan meningkatkan keaktifan siswa. Dalam kegiatan belajar-mengajar ada beberapa aktivitas yang menyenangkan sehingga anak menjadi senang dan tidak bosan dalam mengikuti pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang dilakukan pun contextual teaching¸ yang berarti pembelajaran yang dilakukan menyesuaikan dengan kondisi nyata yang dihadapi siswa. Siswa juga mendapat kesempatan untuk mengikuti fieldtrip yang dilakukan dengan menyesuaikan tema yang sedang dibahas.

Dalam hal penilaian, metode penilaian yang digunakan adalah authentic assestment, sehingga tidak hanya mengacu pada hasil akhir namun juga proses pembelajaran. Penilaian yang dilakukan juga tidak hanya secara tertulis (kognitif) tetapi juga secara praktik (psikomotorik).

Life skill (Keterampilan)

SD Luveta membekali siswa dengan beberapa keterampilan (life skill) melalui beberapa kegiatan ekstra kurikuler dan pembelajaran sehari-hari. Keterampilan membaca dan pemahanman bacaan dilatih melalui kegiatan literasi sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Siswa juga dibekali keterampilan dalam kegiatan craft club, yang mana siswa dimotivasi untuk kreatif dan terampil dalam membuat sebuah karya. Selain itu terdapat kegiatan cooking class, siswa diajarkan untuk mandiri dan mempu menyiapkan makanan sederhana yang bisa disiapkan secara mandiri.

Pendidikan Karakter

Pembelajaran karakter terintegrasi pada semua mata pelajaran yang diajarkan dengan harapan siswa dapat mengimplementasikan karakter-karakter yang baik dalam kegiatan mereka sehari-hari. Secara khusus, siswa juga menerima materi karakter di kelas seminggu sekali dengan pemberian tema yang disesuaikan setiap bulan.

Junior High

Para siswa dididik dalam hal:

Akademik

SMP Luveta sangat memperhatikan kebutuhan para siswa sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan mereka. Kurikulum nasional adalah kurikulum yang digunakan di SMP Luveta dengan penambahan beberapa materi khusus seperti math, science dan juga bahasa mandarin. Bahasa Inggris juga merupakan bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi selain Bahasa Indonesia.

Sesuai dengan usia siswa dan perkembangan mereka, SMP Luveta dalam pembelajaran juga menggunakan berbagai metode dan pendekatan dalam pembelajaran. Metode tersebut antara lain ceramah, diskusi, presentasi, serta metode-metode lain demi tercapainya tujuan pokok pendidikan.

Setiap kegiatan yang dilakukan dalam setiap semester semuanya bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar siswa termotivasi dan terlatih dalam melakukan apa yang harus mereka lakukan untuk mempersiapkan masa depan yang baik bagi mereka. Kegiatan-kegiatan seperti fieldtrip, live in, dan camp diadakan untuk memberikan pengalaman belajar nyata kepada siswa SMP Luveta. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk memperlengkapi siswa dalam hal life skill juga pengalaman nyata bukan sekedar teori.

Life Skill

SMP Luveta membekali siswa dengan beberapa keterampilan (Life Skill) melalui beberapa kegiatan ekstra kurikuler dan pembelajaran sehari-hari. Kegiatan-kegiatan dan pembelajaran dirancang sedemikian rupa sehingga melatih paa siswa untuk mandiri dan bertanggung jawab. Kegitaan ekstra seperti Pramuka, camp, dan Live In juga diadakan untuk melatih siswa lebih mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kegiatan pembelajaran keterampilan dan kesenian serta komputer juga dilakukan untuk membekali siswa untuk mampu bersaing bukan hanya dari sisi akademik namun juga keterampilan dan kemandirian mengadapi era digital di masa depan.

Character Building

Pembelajaran karakter untuk siswa SMP Levta terintegrasi pada semua mata pelajaran yang diajarkan dengan harapan siswa dapat mengimplementasikan karakter-karakter yang baik dalam kegiatan sehari-hari. Secara khusus, siswa menerima materi karakter di kelas Bimbingan Konseling seminggu dua kali pertemuan juga khususnya pada pembelajaran agama, yang diajarkan sesuai agama yang dianut.